📖 Ayat dan Terjemah QS. Tahaa 126 - 135
قَالَ كَذٰلِكَ أَتَتْكَ ءَايٰتُنَا فَنَسِيتَهَا ۖ وَكَذٰلِكَ الْيَوْمَ تُنسَىٰ ﴿طه:١٢٦﴾
126. Dia (Allah) berfirman, “Demikianlah, dahulu telah datang kepadamu ayat-ayat Kami, dan kamu mengabaikannya, jadi begitu (pula) pada hari ini kamu diabaikan.”
وَكَذٰلِكَ نَجْزِى مَنْ أَسْرَفَ وَلَمْ يُؤْمِنۢ بِـَٔايٰتِ رَبِّهِۦ ۚ وَلَعَذَابُ الْاٰخِرَةِ أَشَدُّ وَأَبْقَىٰٓ ﴿طه:١٢٧﴾
127. Dan demikianlah Kami membalas orang yang melampaui batas dan tidak percaya kepada ayat-ayat Tuhannya. Sungguh, azab di akhirat itu lebih berat dan lebih kekal.
أَفَلَمْ يَهْدِ لَهُمْ كَمْ أَهْلَكْنَا قَبْلَهُم مِّنَ الْقُرُونِ يَمْشُونَ فِى مَسٰكِنِهِمْ ۗ إِنَّ فِى ذٰلِكَ لَءَايٰتٍ لِّأُو۟لِى النُّهَىٰ ﴿طه:١٢٨﴾
128. Maka tidakkah menjadi petunjuk bagi mereka (orang-orang musyrik) berapa banyak (generasi) sebelum mereka yang telah Kami binasakan, padahal mereka melewati (bekas-bekas) tempat tinggal mereka (umat-umat itu)? Sungguh, pada yang demikian itu terdapat tanda-tanda (kekuasaan Allah) bagi orang-orang yang berakal.
وَلَوْلَا كَلِمَةٌ سَبَقَتْ مِن رَّبِّكَ لَكَانَ لِزَامًا وَأَجَلٌ مُّسَمًّى ﴿طه:١٢٩﴾
129. Dan kalau tidak ada suatu ketetapan terdahulu dari Tuhanmu serta tidak ada batas yang telah ditentukan (ajal), pasti (siksaan itu) menimpa mereka.
فَاصْبِرْ عَلَىٰ مَا يَقُولُونَ وَسَبِّحْ بِحَمْدِ رَبِّكَ قَبْلَ طُلُوعِ الشَّمْسِ وَقَبْلَ غُرُوبِهَا ۖ وَمِنْ ءَانَآئِ الَّيْلِ فَسَبِّحْ وَأَطْرَافَ النَّهَارِ لَعَلَّكَ تَرْضَىٰ ﴿طه:١٣۰﴾
130. Maka sabarlah engkau (Muhammad) atas apa yang mereka katakan, dan bertasbihlah dengan memuji Tuhanmu, sebelum matahari terbit, dan sebelum terbenam; dan bertasbihlah (pula) pada waktu tengah malam dan di ujung siang hari, agar engkau merasa tenang.
وَلَا تَمُدَّنَّ عَيْنَيْكَ إِلَىٰ مَا مَتَّعْنَا بِهِۦٓ أَزْوٰجًامِّنْهُمْ زَهْرَةَ الْحَيَوٰةِ الدُّنْيَا لِنَفْتِنَهُمْ فِيهِ ۚ وَرِزْقُ رَبِّكَ خَيْرٌ وَأَبْقَىٰ ﴿طه:١٣١﴾
131. Dan janganlah engkau tujukan pandangan matamu kepada kenikmatan yang telah Kami berikan kepada beberapa golongan dari mereka, (sebagai) bunga kehidupan dunia, agar Kami uji mereka dengan (kesenangan) itu. Karunia Tuhanmu lebih baik dan lebih kekal.
وَأْمُرْ أَهْلَكَ بِالصَّلَوٰةِ وَاصْطَبِرْ عَلَيْهَا ۖ لَا نَسْـَٔلُكَ رِزْقًا ۖ نَّحْنُ نَرْزُقُكَ ۗ وَالْعٰقِبَةُ لِلتَّقْوَىٰ ﴿طه:١٣٢﴾
132. Dan perintahkanlah keluargamu melaksanakan salat dan sabar dalam mengerjakannya. Kami tidak meminta rezeki kepadamu, Kamilah yang memberi rezeki kepadamu. Dan akibat (yang baik di akhirat) adalah bagi orang yang bertakwa.
وَقَالُوا۟ لَوْلَا يَأْتِينَا بِـَٔايَةٍ مِّن رَّبِّهِۦٓ ۚ أَوَلَمْ تَأْتِهِم بَيِّنَةُ مَا فِى الصُّحُفِ الْأُولَىٰ ﴿طه:١٣٣﴾
133. Dan mereka berkata, “Mengapa dia tidak membawa tanda (bukti) kepada kami dari Tuhannya?” Bukankah telah datang kepada mereka bukti (yang nyata) sebagaimana yang tersebut di dalam kitab-kitab yang dahulu?
وَلَوْ أَنَّآ أَهْلَكْنٰهُم بِعَذَابٍ مِّن قَبْلِهِۦ لَقَالُوا۟ رَبَّنَا لَوْلَآ أَرْسَلْتَ إِلَيْنَا رَسُولًا فَنَتَّبِعَ ءَايٰتِكَ مِن قَبْلِ أَن نَّذِلَّ وَنَخْزَىٰ ﴿طه:١٣٤﴾
134. Dan kalau mereka Kami binasakan dengan suatu siksaan sebelumnya (Al-Qur’an itu di-turunkan), tentulah mereka berkata, “Ya Tuhan kami, mengapa tidak Engkau utus seorang rasul kepada kami, sehingga kami mengikuti ayat-ayat-Mu sebelum kami menjadi hina dan rendah?”
قُلْ كُلٌّ مُّتَرَبِّصٌ فَتَرَبَّصُوا۟ ۖ فَسَتَعْلَمُونَ مَنْ أَصْحٰبُ الصِّرٰطِ السَّوِىِّ وَمَنِ اهْتَدَىٰ ﴿طه:١٣٥﴾
135. Katakanlah (Muhammad), “Masing-masing (kita) menanti, maka nantikanlah olehmu! Dan kelak kamu akan mengetahui, siapa yang menempuh jalan yang lurus, dan siapa yang telah mendapat petunjuk.”
💡 Tadabbur 💡
1⃣. Meneruskan ayat sebelumnya terkait nasib orang-orang yang tidak mau menjadikan Al-Qur’an sebagai sistem hidup. Di akhirat nanti, Allah melupakan orang-orang yang melupakan Al-Qur’an sebagai petunjuk hidup semasa hidup di dunia. Balasannya adalah azab neraka dan mereka kekal di dalamnya. Mengapa mereka tidak mau mengambil pelajaran dari berbagai kaum yang dihancurkan sebelum mereka?
2⃣. Allah memberikan kiat kepada Rasul Saw. agar sukses menghadapi pembangkangan kaumnya dengan cara:
a). Sabar atas penghinaan kaum kafir.
b). Bertasbih sebelum matahari terbit dan sebelum tenggelam (doa pagi dan sore), dan di tengah malam.
c). Tidak teperdaya oleh kehidupan dunia yang diberikan kepada kaum kafir dan meyakini surga jauh lebih baik dari dunia dan seisinya.
d). Membentuk keluarga menjadi keluarga ahli ibadah dimulai dengan menegakkan salat secara baik dan konsisten.
e). Tidak menerima berbagai alasan kaum kafir untuk tidak beriman kepada akhirat, karena semua sebab kehancuran umat terdahulu sudah dijelaskan Allah dalam Al-Qur’an. Nanti di akhirat mereka akan mengetahui siapa yang sesat dan siapa yang dapat petunjuk.
↭↭↭↭↭↭↭↭↭↭↭↭↭↭↭↭
↭↭↭↭↭↭↭↭↭↭↭↭↭↭↭↭
📚 Mushaf Tadabbur
👤 Ustd. Fathuddin Ja'far, MA
🏡 Komunitas Tadabbur Al-Quran (KontaQ)
📞 CP : 081906063951
📧kontaq.tadabburquran@gmail.*om
↭↭↭↭↭↭↭↭↭↭↭↭↭↭↭↭
💥 Pendaftaran Grup Kontaq
📎 http://bitly.c*m/DaftarKontaQ_G3
📱Akhwat :
+6289617548384
Ikhwan :
+6285255413213
Format:Daftar KontaQ3#Nama #usia#jenis kelamin#domisili#pekerjaan#No.telegram aktif
↭↭↭↭↭↭↭↭↭↭↭↭↭↭↭↭
ⓕFacebook
www.facebook.c*m/kontaqtadabbur
ⓖGoogle+
https://plus.google.*om/+Kon-taqBlogspot
ⓣTwitter
www.twitter.c*m/Kon_taQ
ⓣTelegram
http://bitly.c*m/TG_KontaQ
ⓑBlog
http://kon-taq.blogspot.c*m
ⓘInstagram
www.instagram.c*m/kontaqtadabbur
ⓦWebsite
www.mtf-online.c*m
ⓑBlog
http://kon-taq.blogspot.*om
ⓘInstagram
www.instagram.*om/kontaqtadabbur
ⓦWebsite
www.mtf-online.co*
No comments:
Post a Comment